Sabtu, 20 Juni 2015

puisi kata semangat dari dirimu

Kata Semangat dari Dirimu
Karya Nisa Maidah Rahmawati
Kau ku anggap seorang kakak
Ku akui kau lebih dewasa dariku
Kau tahu segalanya
Kau pandai dalam hal apapun
                        Kata – katamu sungguh bijak
                        Setiap hari
                        Setiap saat kata – kata motivasimu selalu terucap
                        Kata penyematlah
                        Yang sering kau ucapkan padaku
Setiap hari kau menyemangatiku
Kau memintaku berkarya
Kepenulisan, pendidikan atau lainnya
Kau selalu mengingatkanku
                        Entah panggilan apa yang cocok untukmu
                        Guru kah ????
                        Motivatorkah ???
                        Atau sebatas seorang kakak
Terima kasih untukmu kak
Semangatmu akan jadi cambuk dalam jiwaku
Semang dari mu ..
Membuat diriku makin kuat menjalani hidup
                        Semoga Tuhan membalas jasamu
                        Semoga kau juga selalu semangat
                        Kak..
                        Maaf hanya kata terimakasih yang ku beri
                        Akan selalu kuingat kata – katamu
                        Akan ku kenang jasamu

                        Terima kasih kak terima kasih 

puisi lilin kecilku

Lilin Keciku
Karya Nisa Maidah Rahmawati
Malam…
Kini malam telah tiba
Saatnya merefleksikan jiwa yang lelah
Malam ini begitu berbeda
Kegerahan pun melanda
Sepi sunyi.. dan gelap gulita
                        Akupun merenung..
                        Menyalakan lilin kecil yang berada disampingku
                        Inilah benda yang menemaniku saat ini
                        Aku teringat saat kau kirimkan pesan pada diriku
Ku baca pesanmuberkali – kali
Hingga tak terhitung
Tuhan kenapa hari ini sungguh gelap ,,
Hanya dengan llilin ini aku bisa melihat
                        Tuhan..
                        Jagalah lilin ini hingga padi datang..
                        Ketika ku menatap cahaya lilin ini kenapaaku teringat padamu
                        Aku terbayang wajah mu
Tuhan sampaikan pesankupadanya
Tuhan jagalah dia yang di sana
Seperti kau menjagaku
Dan lilin kecilku
Lilinku
Temani diriku

Untuk saat ini

cerpen tentang kita

Berawal Dari Aku Kamu Dia (Jadilah Kita)
            Pagi yang cerah di Kabupaten Kecil di Jawa Tengah, ada beberapa siswa yang duduk santai di teras depan kelasnya. Beberapa siswa tersebut sedang duduk di kelas XII SMA ternama di Kabupaten tersebut. Nama anak itu diantaranya Mega, Bayu, Lisa, Riana, Tiara dan Ridho. Mereka berenam memang sering duduk santai didepan kelas, menunggu bel masuk berbunyi. Sedangkan teman – teman yang lain ada yang duduk santai, ada yang ngerjain tugas ada juga yang sedang bersenandung ria. Dari kejauhan tampaklah seseorang dengan gagahnya berjalan menuju kearah mereka, seseorang itu adalah guru Sejarah mereka yang bernama Pak Cahya. Pak Cahya di kenal sebagai seorang guru yang sangat tegas, disiplin dan juga dermawan. Hari ini adalah hari sabtu dimana pada pagi ini Pak Cahya memberikan pelajaran sejarah mengenai Penjajahan di Indonesia. Saat Pak Cahya menyampaikan materibanyak murid – murid yang memperhatikan apa yang di terangkan oleh Pak Cahya, ada juga yang tertidur pulas. Salah satu siswa yang tertidur pulas adalah Ridho, dan teman sebangku Ridho pun membangunkannya.
            “ Dho, tidur aja kamu dengerin tu Pak Cahya baru nerangin”
            “ Ah, banyak ngomong kamu, jangan ganggu aku kali ini”
            “ Emangnya tadi malam kamu tidur jam berapa Dho?”
            “ Jam dua malam Bro, soal di ajak nge-game abangku”
            “ Dasar abang dan adik sama aja hobinya nge-game”
Pak Cahya yang sedang menerangkanpun merasa terganggu dengan adanya kebisingan yang di perbuat Ridho dan teman sebangkunya, Bagus.
            “ Ini kelas ya anak – anak , bukan pasar bisa dilanjutkan pelajarannya?”
            “ Bisa Pak” jawab murid – murid satu kelas
            “ kalau mau rame entar aja pas istirahat, sekarang kerjakan soal halaman 24, 27 dan 30 dan dikumpulkan sebelum pulang sekolah. Mengerti ?”
            “ Mengerti Pak “ Jawab para siswa
            Setelah pelajaran selesai, banyak diantara siswa – siswa yang menyalahkan Ridho dan Bagus, dikarenakan kegaduhan yang di perbuatnya saat pelajaran berlangsung. Ada juga yang hanya diam tidak mau terlarut dalam permasalahan. Setelah kejadian tersebut kelasnya Ridho terkenal dikalangan guru – guru, bukan karena pintar namun karena jago rame. Wali kelas mereka Pak Eko pun sering menegur dan menasehati para siswa untuk selalu tenang dan memperhatikan ketika guru – guru sedang menerangkan. Kelasnya Ridho adalah kelas XII IA4, jumlah siswa dikelasnya Ridho sangatlah banyak yaitu 43 siswa. Kelas XII IA4 diketuai Ilham, dia termasuk anak osis di SMAnya yang terkenal pintar, tanggung jawab, rajin. Banyak para siswa yang sangat menghargai apa yang dilakukan ketuannya. Sebelum Ilham terpilih menjadi ketuannya, ketua terdahulu bernama Adi.
            Hari ini adalah akhir bulan Agustus, SMA tempat Ridho sekolah pun sedang merayakan acara Dies Natalis yang ke – 49 tahun. Ilham merupakan salah satu panitia dalam acara tersebut. Pada suatu ketika di depan kelas terjadilah perbincangan anak – anak XII IA4.
            “ Ham perlombaan Dies Natalis apa aja?,” Tanya Indra
            “ Banyak kok, besok aja ngebahasnya, bareng teman – teman sekelas “
            “ Oke, kalau gitu aku siap membantu pak Ketua”
            “ Jangan panggil pak ketua panggil saja Ilham”
            “ Siip dah Ham”
            Sehari kemudian Ilham mengumpulkan teman – teman sekelasnya untuk mendiskusikan siapa yang akan mengikuti lomba tersebut. Banyak diantara mereka yang sangat antusias mengikuti perlombaan. Perlombaan yang terselenggara diantaranya, lomba nyanyi, ngedance, hias tumpeng, jalan sehat, debat dan lain sebagainya. Tiap perlombaan dikasih penenggung jawab, Indra pun diberi tanggung jawab di perlombaan jalan sehat, Ridho diberitanggung jawab pada perlombaan nyanyi, sedangkan Bayu diberi tanggng jawab pada perlombaan ngedance. Ridhopun mengejak teman – teman agar mau ikut lomba ngedance.
            “ Siapa ni, yang mau ikut lomba dance, jangan hanya Bayu dong, hey Mara kamu ikut lomba ya?”
            “ aku, kamu nggak salah Dho?”
Tiba – tiba Bayu memotong pembicaraan, “ Ridho nggak salah kok Mar, kamu ikut aja”
            “ Iya Bay pasti aku ikut, eh Bay aku ngajak Putri dan Tina ya”
            “ Iya Mar, ajak aja mereka berdua pasti mereka mau”
            Setelah percakapan itu selesai, akhirnya terbentuk kelompok dance yang kece yang terdiri dari enam personil yaitu Bayu, Aldi, Aryo, Mara, Tina dan Putri. Selama satu minggu full setelah pulang sekolah mereka ber-enam selalu latihan dance. Merekapun sering pulang sehabis Maghrib, tidak hanya itu mereka rela dikunci dikelas demi latihan dance. Apabila mereka terkunci jalan keluar untuk keluar adalah lewat jendelah. Merekapun sering melakukan hal ini, mau bagaimana lagi salah satu ruangan yang enak untuk latihan ya Cuma dikelas. Dari hari kehari persahabatan diantara ke-enam anak itu makin akrab saja, pernah suatu saat disaat mereka mau seleksi lomba terjadi permasalahan. Namun mereka bisa menghadapinya. Tak sia – sia usaha mereka dalam latihan setiap seleksi lomba mereka selalu menang dan masuk final. Difinal mereka betle dengan adik kelas mipa lima, dan akhirnya dimenangkan oleh XII IA4.
            “ Alhamdulillah, nggak sia – sia latihan tiap sore kelaparan, kecapean, akhirnya menang juga” ujar Aldi.
            “ Bener juga kamu di, berkat ini juga kita makin akrab seperti keluarga” sahut Mara
            “ Besok dimanapun kita berada dan jadi apapun itu kita harus ingat satu sama lain oke” celetup Bayu
            “ Sok bijak kamu Bay”
            Tak terasa bulan demi bulan pun berlalu ujian Nasional tinggal hitungan hari. Sebelum mendekati ujian Nasional mereka berusaha belar bersama. Usulan belajar bersama alias kelompok diprakrasai oleh Ilham selaku ketua kelas. Dirinya memiliki ide ini dikarenakan kelas tempat dia memimpin selalu diremehkan oleh guru – guru dan teman – teman satu SMA. Berkat usaha dan kerja keras dari mereka hasil ujian Nasional merekapun bagus. Tidak hanya itu sewaktu pengumuman SNMPTN ternyata kelas XII IA4 banyak yang di terima di Perguruan Nergeri ternama di Indonesia dan juga dinyatakan sebagai kelas yang bayak diterima saat SNMPTN di SMAnya.
            Suatu hari setelah pengumuman SNMPTN mereka berlibur ke daerah sekitaran Jogya. Kegiatan ini makin mengakrabkan mereka. Ilham pun membriefing mereka sebelum berangkat.
            “ Ingat besok harus on time ya teman – teman”
            “ oke pak ketua”
            “ Pak besok aku duduk depan karena mabok darat pak” sahut Tina
            “ Oke tin eh Mara juga diajak duduk depan Tin, Dia kan juga mabuan”
            “ Oke siap Pak ketua”
            Saat liburan kekeluargaan mereka makin terciptadan makin erat saja. Tidak hanya itu sikap kepedulian mereka makin tumbuh disaat mereka mengunjungi tempat-tempat wisata seperti Pantai Drini, Gunung Api Purba dan Malioboro. Setelah liburan usai dari Jogya mereka tidak langsung santai – santai, mereka ada yang belajar untuk ikut test SBMPTN ataupun tes sekolah kedinasan. Mereka yang sudah keterima di PTN juga sibuk nyiapin berkas ondesk, walau sibuk mereka masih sempat berbegi ilmu dengan kawan – kawan yang belajar untuk ikut SBMPTN. Pada suatu pagi Mara, Putri  dan Rida datang kesekolah untuk belajar bersama – sama untuk SBMPTN.
            “Wah besok pas SBM yang keterima diantara kita bertiga sapa aja ya?” kata Rida
            “ Bismillah aja semua yang keterima” sahut Mara
            “ aamiin, Mar semoga saja begitu” sahut Putri
            Dari kejauhan datanglah Aryo, Bayu dan Ridho mereka bertiga memang sering datang ke sekolahan, tidak hanya nyari surat – surat untuk ondesk SNMPTN tetapi juga berbagi tips bagaimana mengerjakan soal yang benar agar bisa lolos SBMPTN. Disamping itu mereka juga sering makan bareng setelah pulang dari sekolah.
            “ makan yuks teman – teman ?” ajak Bayu
            “ Bay kemana makannya ,ke Sinjo ( Warung Mie Ayam Lnagganan mereka dan teman – teman satu kelas)” Mara menjawab
            “ Iya seperti biasa”
            Setelah SBMPTN selesaidan sebagian teman – teman Ridho ada yang melanjutkan sekolah baik diswasta atau negeri ada juga yang menggeluti bidang usaha. Komunikasi yang terjalin diantara mereka tetap terjaga walau jarak memisahkan mereka. Banyak kenanganyang tak akan terlupakan di kelas ini, banyak cerita yang terjalin indah sampai saat ini.

            Setiap lbiuran semesterpun Ridho dan kawan – kawannya selalu menyempatkan waktu untuk berkumpul. Misalnya saja pada tanggal 24 Desember 2014 yang lalu Ridho dan kawan – kawannya berlibur dua hari satu malam di Bantul.   

Selasa, 09 Juni 2015

puisi tentang pemuda



Pemuda Kenapa Kau Hanya Diam ?

Hai kau para pemuda Indonesia
Tahu kah kau …
Bahwa kau adalah generasi emas
Generasi penerus bangsa 
Agen perubahan Bangsa ini
Bangga kah Kau jadi pemuda ?
Senang kah Kau jadi pemuda ?
Ataukah kau kecewa?
Ataukah kau sedih?
Menyandang status pemuda
Jika Kau bangga menjadi pemuda
Apa yang kau banggakan?
Jika kau senang  menjadi pemuda
 apa yang kau senangkan?
Jika kau kecewa menjadi pemuda
Apa yang kau kecewakan?
Jika kau sedih menjadi pemuda
 apa yang kau sedihkan?
Jangan dirasakan, nikmati saja status mu itu
Syukuri saja status pemudamu saat ini
Massa mu saat ini adalah dimana kamu harus berkarya
Massa dimana kamu mendedikasikan jasamu pada bangsa
Wahai pemuda  Indonesia …
Apa yang sudah kau sumbangkan 
Apa yang sudah kau berikan
Pada bangsa tercintamu ini
Apakah kau sumbangkan karya terbaikmu ?
Ataukah kau hanya pasif belum berkarya satupun 
Wahai pemuda Indonesia
Kenapa kau belum berkarya ?
Kenapa kau hanya diam?
Kau tak tergerak saat bangsa ini menderita
Kau tak beraksi saat rakyat tertindas kekuasaan
Kau hanya bisa diam dan menonton
Apa ituyang bisa kau lakukan?
Sadarlah wahai pilar penerus bangsa
Jangan hanya diam 
Diam itu penghianatan 
Sadarlah saat ini kau harus bangkit
Bangkit dari keterpurukan
Untuk kebaikan bangsamu kedepan


Ketika Hati Bergejolak dan Mulut Hanya Diam

Dulu kau ku anggap orang yang tak penting
Aku selalu meremehkanmu
Aku selalu menghinamu, dan kau hanya diam 
Kau tak membalas apapun kata – kata yang telah keluar dari mulutku
Kau hanya diam 
Kau hanya tertawa kecil engkaupun tak marah padaku
Setelah sekian lama kau diam
Akhirnyapun kau bersua
Dan saat kau bersua akupun diam
Diam memikirkan kasalahanku padamu dulu
Aku merasa bersalah dulu pernah jahat padamu
Dulu aku suka meremehkan, menghinamu ..
Maaf itu yang bisa ku ucapkan dalam hati
Maaf aku tak berani mengucapkannya secara langsung
Memang benar aku takut
Memang benar dulu aku pernah bersalah padamu
Tapi apalah daya mulut ini hanya diam
Diam..diam dan diam
Ketika kau mulai dekat dengan diriku
Dan bicara dengan diriku
Aku hanya diam terpaku dan membisu
Apa yang salah dengan diriku Tuhan
Apa yang aku lakukan Tuhan?
Aku bingung Tuhan..
Haruskah aku menjauh darinya?
Ataukah aku harus dekat dan bersikap biasa dengannya
Aku bingung Tuhan
Saat dia memandangku 
Akupun menunduk
Aku tak berani menatap dirinya
Tuhan jika rasa ini salah
Hlilangkanlah rasa ini Tuhan
Dekatkan aku padaMu
Jangan dekatkan aku dengannya saat ini
Dekatkanlah diriku dengannya bila itu kehendakMu 

Senin, 27 April 2015


Ini adalah cerita pertamaku uang aku buat dan aku kirim ke penerbit Oase, inilah ceritanya semoga menghibur semua aaminn. Didalam cerita ini saya menggunakan nama tokoh teman teman SMA ku ttercinta

YUNANDA DAN IMPIANNYA

Disebuah kota hiduplah  sebuah keluarga yang sangat sedehana ,keluarga  ini  tediri dari empat  anggota. Yaitu ayah, ibu dan  kedua anak laki –lakinya, yang pertama bernama Aldi dan yang kedua bernama Yunanda. Keluarga ini sangat menyukai music, sejak kecilpun anak-  anak dari keluarga ini sudah diajari cara bermusik. Seperti anak laki – laki pertama  mereka yang bernama Aldi, Aldi sekarang sudah SMP kelas tiga dan sudah bisa bermain gitar dengan baik dan sudah mempunyai band sendiri dengan  angotanya adalah teman dekatnya. Band yang didirikan Aldi ini terbentuk tak terlepas dari jasa ayahnya sendiri yaitu pak Wibowo. Pak Wibowo ini adalah pemain  gitar yang handal pula, Karena sejak muda sudah bergabung kedalam band yang didirikan oleh beliau dan teman – temannya sejak  muda dulu. Tak mau kalah Yunanda si anak bungsu sejak kecil juga sudah  bisa bermain gitar dengan baik. Sejak SD Yunanda sering  mengikuti kompetisi yang diadakan disekolahnya ataupun dikota tempat dia tinggal, dia sering mendapatkan  juara.
Gitar yang sering Yunanda gunakan  untuk latihan adalah pemberian dari ayahnya saat dia berulang tahun  yang ke lima tahun. Sampai dia kelas enam  SD, Yunanda tetap setia dengan gitar yang di berikan  oleh ayahnya. Setahun  kemudian  Yunanda sudah  ma suk SMP, sewaktu  di SMP bakat bermain gitarnya makin terasah , karena di SMP tempat dia bersekolah ada ekskul music. Yunanda pun tak ketinggalan dia mengikui ekskul musik yang ada di sekolahnya. Ektra kulikuler music yang di ikuti oleh Yunanada diadakan  setiap rabu sore. Selama ikut ekskul music Yunanda bertemu dengan temen  - temennya yang pandai berm ain  alat music, baik itu alat musik drum, bass, piano ataupun gitar. Seperti Alvian  yang pandai bermain bass, Bangun yang pandai bermain Drum, Arofat yang pandai bermain  Piano, Bayu yang pandai bermain  bass juga, serta mahfuz yang pandai bermain gitar. Guru music mereka di sekolahpun  membentuk band dengan digawangi oleh Yunanda, Bayu, Arofat, Mahfuz dan Bangun sedangkan alvian sebagai cadangan. Band yang di bentuk oleh gurunya ini diberinama Puffkins.
Setelah band  ini dibentuk setiap pulang sekolah hari sabtu mereka selelu berlatih di studio music dekat tem pat sekolah mereka.  Mereke berlatih tiada henti, bila ada salah satu dari mereka yang tidak bersemangat dalam berlatih Yunada pun selalu menjadi penyemangatnya. Yunanda punya sebuah impian yaitu bisa membawa band yang mereka gawangi bisa masuk dapur rekaman. Disetiap ibadah Yunanda tak lupa berdoa pada Alloh semoga impiannya segera terwujud. Setiap ada kompetisi band, Puffkins band selalu mengikuti kompetisi walau sering kalah. Mereka tidak menyerah dan selalu bersemangat dalam hal apapun , walau setiap ikut kompetisi band sering kalah.
Pagi ini adalah hari minggu seperti biasanya setiap pagi Yunanda dan keluarganya selalu berolahraga lari pagi. Kegiatan  rutin keluarga ini sering digunakan Yunanda bertan ya kepada ayah dan  kakaknya bagaimana masuk dapur rekaman. Ayah dan kakaknya Yunanda berhasil masuk dapur rekaman  de nan  band yang digawanginnya, ayah dan bandnya bisa masuk dapur rekaman  saat SMA kelas satu sedangkan  band kakanya bisa masuk dapur rekman  saat kelas satu SMA pula. Aldi kakanya Yunanda pun selalu emberi semangat dan saran kepada Yunanda dan kawan – kawanny a agar bisa masuk dapur rekaman.
 Aldi berkata, “teruslah berusaha sampai impian mu terwujud nda” .
Oke kak tapi kalau sering gagal dalam kompetisi bagaimana, kayaknya mustahil kalau bisa masuk dapur rekaman “. Keluh Yunanda
“Jangan menyerah nak , bila kamu menyerah berarti kamu kehilangan kesempatan untuk maju” kata pak wibowo.
“Baik, yah aku akan terus berusaha sampai impianku terwujud, makasih atas nasehatnya.” Jawab Yunanda
Setelah kejadian itu semangat Yunanda untuk mewujudkan impiannya semakin  menggebu –ngebu, dia dan kawan – kawannya selalu berlatih dan selalu ikut kompetisi. Pada waktu perayaan ulang tahun kota tempat mereka tinngal diadakan komptisi band, Puffkins Band pun ikut kompeisi itu dan  akhirnya mendapat juara tiga. Akhirnya perjuangan mereka salami ini membuahkan hasil, mereka bisa menjuari lomba kmpetisi band, ini merupakan salah satu penyemangat  impian Yunanda.
“Allhamdulilah akhirn ya kita bisa jadi juara juga.” Celoteh Bayu
“ Iya benar selama berbulan  - bulen kita berlatih ini adalah salah satu hasilnya”. Kata Alvian
“Kita tidah boleh terlalu berbangga diri dengan hasil ini, kita harus tetap rendah hati dan terus berusaha, berlatih, berdoa agar kita tetap yang terbaik”. Saran Yunanda
“ Oke Yun,, kami tak akan berbangga diri”. Kata mereka secara serentak.
Selama tiga tahun  mereka selalu besama – sama dalam bermusik walau selama tiga tahun ini mereka belum bisa masuk dapur rekaman. Saat perpisahan ekolah  Puffkins Band tampil menyanyikan beberapa lagu, banyak dari teman –teman mereka menikmati music yang mereka tampilkan. Mereka pun juga sudah mempunyai fans dari teman- teman sekolah mereka. Ini merupakan suatu bonus dari Alloh kepada Puffkins band untuk terus bersemangat dan berkarya dalam bermusik. Pada saat ini pula pesonil dari Puffkins band harus berpisah karena mereka ingin melanjutkan kesekolah favorit mereka masing – masing. Walau berpisah bersahabatan mereka tetap berlanjut karena sebulan sekali mereka selalu berkumpul dan berlatih music di studio tempat mereka berkumpul saat SMP dulu.
Selama SMA bakat bermusik Yunanda makin bagus waktu di SMA pula dia mengikuti lomba menyanyi ang diadakan oleh sekolah, dan da behasil menjadi juara dua dalam lomba tersebut. Saat SMA kelas dua Yunanda masuk Prodi IPA,dan dia masuk di kelas IPA 4, di kelas ini dia bertemu teman – teman ang pandai bermain music. Pada saat  kelas Dua SMA ini Yunanda membentuk band lagi dengan digawangi oleh dirinya sendiri sebagai gitaris, Dedy sebegai drummer, Fattah sebagai vokalis, Bagus sebaggai bassis dan abdi sebagai pianis. Band yang mereka bentuk ini di beri namma ASKS yang artinya Anda Senang Kami Sungkan. ASKS Band in jua sudah pernah tampil diacara Jogya Festifal dan ASKS berhasil menjadi juara harapan tiga. Mereka sangat senang dan bersyukur bisa menjadi juara harapan, hadiah yang mereka dapatkan sebagian di berikan ke panti asuhan.
Pada suatu hari Yunanda duduk termenung dikelas  tiba – tiba Maya teman sekelasnya menghamirinya.
“ Yun bengong aja , ada masalah?”. Tanya nisa sambil menepuk pundak Yunanda
 “Iya ni May, lagi bingung aja mau cerita sama siapa.” Ujar Yunanda
“cerita aja sama aku Yun, aku akan jadi pendengar yang baik,” jawab Maya
Akhirnya Yunanda pun menceritakan semua yang dia pendam kepada Maya, Ia menceritakan impiannya dulu ingin membuat band yang dia gawangi bisa masuk dapur rekaman tapi samapi saat ini belum terwujud. Malah dia sekarang bergabung dengan band barunya, dia bingung akankah mimpinya akan terwujud atau tidak. Maya pun memberikan saran kepada Yunanda agar selalu  yakin dengan impiannya, jangan ragu  dengan mimpinya. Yunanda pun sadar mungkin usahanya selama ini belum cukup besar guna mewujudka impinya. Yunanda berharap kelak dikemudian hari band yang Dia gawangi baik itu Puffkins ataupun ASKS bisa masuk dapur rekaman.
Setelah curhatan itu Yunanda mulai bangkin lagi, dia dan kawan – kawannya ASKS makin giat berlatih. Selama keberlangsungan band tersebut sering terjadi konflik antar personil. Entah itu jadwal mereka latihan atauun konfik kecil yang seharusnya bisa diselesaikan dengan munsyawarah, kadang tidak terselesaikan dengan mudah. Band ASKS pun sering gonta ganti Vokalis , awal terbentuknya band ini Fattah yang menjadi vokalis, tapi semenjak band ini berdiri slama tiga bulan Vokalisnyapn ganti lagi yaitu Abdi. Sayang setelah vkalisnya berganti , kekompakan mereka makin melemah, mereka jadi jarang atihan bersama. Banyak diantara mereka yang focus pada sekolah, mereka tidak focus lagi pada bandnya. Ini membuat harapan yunanda terhadap band ASKS untuk bisa masuk dapur rekaman semakin pudar.
Pada suatu siang diteras rumah Yunanda duduk termenung menatap awan yang putih bersih. Pada saat itu disela termenung Yunanda memainkan gitarnya dengan indah, dia memainkan lagu Demi Cinta ciptaan  Krispatih.  Beberapa menit kemudian Aldi pun datang enghampiri Yunanda
“ kok bengong aja sih dik, lagi mikirin apa? “ kata aldi.
“ ah kakak ngagetin aja, lagi bingung ni kak sama ASKS”. Jawab Yunanda
“ASKS?, ada apa dengan ASKS? Coba cerita sama kakak dik,” . inta Aldi
Yunanda pun mencertakan semua masalah yang sedang mendera band yang dia gawangi dengan kakaknya. Aldipun mendengarkan cerita adiknya dengan seksama, tanpa ragu Aldi memberi motivsi, semangat dan saran agar band adiknya tetap bisa bertahan dan tidak bubar. Demi menghibur adiknya Aldi pun mengajak Yunanda untuk menciptakan sebuah lagu. Yunanda pun langsung masuk ke kamaar dan mengambil bolpoin dan beberapacarik kertas, tana menunggu lama yunandaun menulis sebuah lirik lagu dan memadankannya dengan melodi gitar. Tak sungkan Aldipun membantu adiknya untuk membuat sebuah lagu. Setelah dua jam bergulat dengan kertas lirik dan gitarnya Yunanda berasil membuat lagu walau itu baru Reffnya. Aldi berpesan pada adiknya untuk melanjutkan lagu tersebut agar dapat menjadi sebuah lagu yang bagus.
Hari demi hari berlalu, Yunanda dengan semangatnya melanjutan lagu yang diminta kakaknya wakt itu. Walau itu memang berat untuk Yunanda tapi apalah daya itu salah satu hiburan untuk Yunanda di sela Vakum dari ASKS. Tak lama ini Fattah dan Dedy untuk zin tidak man music Selma dua bulan, dikarenakan hal itu maka ASKS juga vakum selama dua bulan. Demi mengisi kekosongan waktunya Yunanda terus saja memperbaiki syair dan melodi lagu pertamannya. Sampai pada akhirnya lagu itu rampung di garap. Pada suatu waktu yunanda memainkan lagu tersebut di hadapan Aldi kakaknya, Aldi pun menikmati lagu. Setelah Yunanda selesai menyanyi Aldi un memberikan kmentarnya
“ Lagu mu sudah bagus dik, kamu beri judul apa lagumu itu?” kata Aldi
“Judul kak, wah bagusnya apa ya kak, aku belu menentukan judul lagunya itu. Masih bingung kak.” Kata Yunanda
“Bagaiana kalau diberi judul Dimanapun Kamu.” Saran aldi pada Yunanda
“Bagus juga kak judulnya , makasih ya kak kamu selalu membantu ku saat akau kesusahan.” Kata Yunanda.
Satu tahun setelah kejadian itu Yunanda diajak akaknya tampil di Kafe sahabatnya Aldi. Aldi meminta Yunanda untuk bernyanyi bersaamanya. Banyak pengunjung yang menikmati lagu yang dibawakan oleh kakak beradik ini, terbukti banyak tdar mereka yang ikut bernyanyi dengan mereka. Pada lagu terakhir Aldi meminta Yunanda untuk menyanyikan lagu yang pernah di buatnya, tak menunggu lama Yunanda pun menynyikan lagu tersebut. Setelah selesai menyanyikan lagu tersebut Yunandapun kembali duduk di bangku tamu. Tanpa diduga Yunanda di hampiri seorang laki- laki tua yang memakai jas hitam dengan topi dan kacamata hitam. Lelaki tua itu adalah Produses music yang pernah memproduseri Band kakaknya Yunanda. Produser tersebut membirikan tawaran kepada Yunanda untuk mengjaknya rekaman besok lusa. Lelaki tua tersebut sangat kagum dan menyukai vocal Yunanda maka dari itu dia menawari Yunanda untuk rekaman besok lusa.
 Yunanda bingung mau menerima tawaran tersebut atau tidak. Sebenarnya dia ingin menerima tawaran tersebut, tapi impian dia yag dulu belum terwujud dia ingin mewujudkan impiannya yang dulu. Yunanda meminta waktu untk berfikir kepada produser tersebut, dan akhirya dia diberi waktu selama satu minggu untuk memikirkan tawaran tersebut. Yunanda pun meminta saran dari keluarga dan sahabat - sahabatnya . dan pada akhirnyYunanda menerima tawaran tersebut, dan Akhirnnya Yunanda masuk dapur rekaman dan membuat single album pertamanya yang berudul dimanapun kamu. Lagu yang dibuatnya saat mengisi kekosongan waktunya saat ASKS vacum selama dua bulan. Ada rasa senang dalam hati Yunanda tetapi ada rasa sedih yang masih menghantui dirinya kapan impiannya dulu bisa terwujud untuk bisa memasukan band yang dia gawangi ke dapur rekaman. Teman – teannya pun turut senang dan bangga pada Yunanda , ucapan selamatpun tak henti- hendinya mengalir. Teman  temannya dari Puffkins dan ASKS pun juga memberikan selamat atas keberhasilan Yunanda masuk dapur rekaman.