Pemuda Kenapa Kau Hanya Diam ?
Hai kau para pemuda Indonesia
Tahu kah kau …
Bahwa kau adalah generasi emas
Generasi penerus bangsa
Agen perubahan Bangsa ini
Bangga kah Kau jadi pemuda ?
Senang kah Kau jadi pemuda ?
Ataukah kau kecewa?
Ataukah kau sedih?
Menyandang status pemuda
Jika Kau bangga menjadi pemuda
Apa yang kau banggakan?
Jika kau senang menjadi pemuda
apa yang kau senangkan?
Jika kau kecewa menjadi pemuda
Apa yang kau kecewakan?
Jika kau sedih menjadi pemuda
apa yang kau sedihkan?
Jangan dirasakan, nikmati saja status mu itu
Syukuri saja status pemudamu saat ini
Massa mu saat ini adalah dimana kamu harus berkarya
Massa dimana kamu mendedikasikan jasamu pada bangsa
Wahai pemuda Indonesia …
Apa yang sudah kau sumbangkan
Apa yang sudah kau berikan
Pada bangsa tercintamu ini
Apakah kau sumbangkan karya terbaikmu ?
Ataukah kau hanya pasif belum berkarya satupun
Wahai pemuda Indonesia
Kenapa kau belum berkarya ?
Kenapa kau hanya diam?
Kau tak tergerak saat bangsa ini menderita
Kau tak beraksi saat rakyat tertindas kekuasaan
Kau hanya bisa diam dan menonton
Apa ituyang bisa kau lakukan?
Sadarlah wahai pilar penerus bangsa
Jangan hanya diam
Diam itu penghianatan
Sadarlah saat ini kau harus bangkit
Bangkit dari keterpurukan
Untuk kebaikan bangsamu kedepan
Ketika Hati Bergejolak dan Mulut Hanya Diam
Dulu kau ku anggap orang yang tak penting
Aku selalu meremehkanmu
Aku selalu menghinamu, dan kau hanya diam
Kau tak membalas apapun kata – kata yang telah keluar dari mulutku
Kau hanya diam
Kau hanya tertawa kecil engkaupun tak marah padaku
Setelah sekian lama kau diam
Akhirnyapun kau bersua
Dan saat kau bersua akupun diam
Diam memikirkan kasalahanku padamu dulu
Aku merasa bersalah dulu pernah jahat padamu
Dulu aku suka meremehkan, menghinamu ..
Maaf itu yang bisa ku ucapkan dalam hati
Maaf aku tak berani mengucapkannya secara langsung
Memang benar aku takut
Memang benar dulu aku pernah bersalah padamu
Tapi apalah daya mulut ini hanya diam
Diam..diam dan diam
Ketika kau mulai dekat dengan diriku
Dan bicara dengan diriku
Aku hanya diam terpaku dan membisu
Apa yang salah dengan diriku Tuhan
Apa yang aku lakukan Tuhan?
Aku bingung Tuhan..
Haruskah aku menjauh darinya?
Ataukah aku harus dekat dan bersikap biasa dengannya
Aku bingung Tuhan
Saat dia memandangku
Akupun menunduk
Aku tak berani menatap dirinya
Tuhan jika rasa ini salah
Hlilangkanlah rasa ini Tuhan
Dekatkan aku padaMu
Jangan dekatkan aku dengannya saat ini
Dekatkanlah diriku dengannya bila itu kehendakMu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar